Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Parenting Tips

ANAK BARU SAJA PULANG SEKOLAH, JANGAN LAKUKAN 3 HAL INI

Kondisi fisik dan psikologis anak sepulang sekolah sebetulnya hampir serupa dengan kondisi fisik dan psikologis orang dewasa yang pulang bekerja. Biasanya mereka merasa lelah, penat, dan ingin rehat dari aturan, tuntutan dan kewajiban. Tak sedikit juga yang punya keinginan untuk segera berbagi cerita atau perasaan kepada orang terdekat. Oleh sebab itu, ketika anak pulang sekolah sebaiknya jangan lakukan 3 hal ini: 1. MEMBERONDONG dengan pertanyaan tentang PR, tugas, deadline, dan lainnya yang berkaitan dengan tanggung jawab sekolah. 2. MEMAKSA mereka bercerita tentang sekolah. 3. MEMAKSA mereka melakukan kegiatan yang bersifat TANGGUNG JAWAB/ KEWAJIBAN yang berat (butuh waktu lebih dari 5-10 menit). Pada prinsipnya tidak semua anak rumusnya sama. Oleh sebab itu Anda perlu memahami kondisi anak Anda. Ketika mereka pulang sekolah, amati dulu, apakah mereka terlihat lelah? Apakah mereka terlihat tidak ingin bercerita? Apakah mereka terlihat ingin beristirahat dan tidak mau diganggu?...

MANFAAT WISATA RUMAH HEWAN

Juli lalu saya sempat mengunjungi wisata Rumah Guguk di kawasan Bandung. Areanya sangat menyenangkan! Di sana anak-anak bisa berinteraksi sepuasnya dengan berbagai jenis anjing. Gemas sekali. 😍😍 Kami memang tidak memiliki hewan peliharaan di rumah. Bukan karena alasan kebersihan, tapi karena kami tahu kami belum mampu merawat mereka dengan cinta dan perhatian yang cukup. Kalau hanya sekedar dikurung dan diberi makan cukup, alangkah kasiannya mereka nanti. Oya, tahukah Anda bahwa kegiatan memelihara hewan adalah salah satu kegiatan yang baik utk mengajarkan sikap empati pada anak? Dengan mendidik mereka untuk merawat dan memperhatikan kebutuhan hewan peliharaan, sesungguhnya kita mengajarkan mereka agar punya kepekaan dan kesediaan untuk memikirkan kondisi pihak lain di luar dirinya. Kepekaan dan kesediaan peduli inilah yang akhirnya berkembang menjadi kemampuan berempati (kemampuan memahami kondisi orang lain dengan obyektif). Beda dengan simpati ya. Kalau ...

BAGAIMANA CARA SAYA AGAR TETAP BAHAGIA???

Bagaimana cara saya agar bisa tetap bahagia: , (1) Yang pertama adalah SELALU BERUSAHA DEKAT DENGAN HAL-HAL YANG BISA MEMBUAT SAYA MERASAKAN EMOSI POSITIF (rasa senang, nyaman, rileks, bersemangat, hingga perasaan dihargai)., , Apa saja hal-hal yg membuat emosi positif sy muncul: ❤ Kedekatan dgn Tuhan ❤ Quality time dgn keluarga/ teman dekat ❤ Berkarya/ produktif (yang ini akan saya jabarkan di lain kesempatan ya.) ❤ Membaca (buku, berita, hingga quote2 positif) ❤ Mendengarkan musik , , (2) MENJAUHI HAL-HAL YANG SAYA SADARI, BISA MEMBUAT SAYA MERASAKAN EMOSI NEGATIF (iri, marah, sedih, curiga, dsb). , Salah satunya adl menutup telinga serapat mungkin ketika ada kenalan, teman atau kerabat yg hobinya menggosipkan orang lain, atau mengeluh berkepanjangan tanpa ada itikad baik mencari solusi ataupun merubah kondisi., , Saya jg tidak berminat utk mengamati akun2 di media sosial yg kontennya adl curhatan, keluhan, hingga berita hoax dan gosip2 bermuatan negatif., , , Menurut saya, S...

DALAM HIDUP INI TERKADANG ADA ...............

Ada yang bilang bahwa manusia adalah makhluk sosial. Itu sebabnya keterampilan bersosialisasi menjadi penting sekali dipelajari sejak dini. Tentang bagaimana bisa berinteraksi dengan orang lain, tanpa bingung bagaimana menjadi diri sendiri, serta dengan cukup piawai bisa beradaptasi dengan perilaku orang lain., , Kalau Anda mengamati, tipe2 orang yang dianggap supel dan pintar bersosialisasi., , Umumnya mereka mampu bersikap baik ketika diajak berinteraksi dengan org lain, namun mereka juga tidak mudah dipaksa menuruti keinginan org lain., , Mereka juga umumnya tidak mendominasi situasi karena mereka bisa menempatkan diri dan menghargai bahwa setiap orang punya porsi dan posisi masing2 dalam kelompok sosial. Mereka mampu menghargai argumen org lain, tapi mereka juga mampu mengeluarkan pendapat yang baik ketika diperlukan., , Mudah tidak? Sulit sekali. Apalagi jika keterampilan seperti ini memang bukan bawaan dari kepribadian kita., , Namun bisa dilatih tidak? Bisa. Asalkan ada niat ...

SIKAP RENDAH HATI (HUMBLE) & SIKAP TINGGI HATI (OVERBEARING)

-About Last Week- , Datanglah sepasang suami istri ke ruangan praktik saya. Sang istri nampak anggun dan si suami terlihat berwibawa. Dari cara berpakaiannya, keduanya terlihat lebih dari sekedar berkecukupan., , Sang istri sudah tidak lagi bekerja sejak menikah, namun memiliki bisnis warisan keluarga., Sang suami terbilang sukses dalam bisnisnya yang ia rintis sendiri sejak awal., , Sang istri berlatar belakang pendidikan s1 dalam kota, Sang suami memegang gelar dari universitas ternama di negri tetangga. , Namun yang menarik dari interaksi mereka di dalam ruangan saya adalah sikap ketika mendengarkan penjelasan dan masukan., , Sang istri cukup sering menyela ataupun menyanggah perkataan suami nya, dan tak jarang, beberapa kali jg menyanggah perkataan saya. Sang suami cukup aktif bertanya, dan cenderung berusaha memahami sudut pandang dari orang yg sedang menjelaskan., , Di penghujung sesi, ketika keduanya diberi tugas mencari alternatif solusi dan menuliskannya di at...

TELAH BERJUANG DAN BERKORBAN DEMI KEBAIKAN ANAK?? ANDA YAKIN???

Kira-kira pertengahan tahun lalu, datanglah seorang Ibu berusia 40 tahunan. Beliau "dipaksa" oleh sekolah untuk datang berkonsultasi dengan saya perihal anak perempuannya yang berusia 9 tahun kepergok melakukan tindak bullying di sekolah. Padahal, menurut sang Ibu, anaknya baik baik saja di rumah. Tidak pernah ada masalah dan tidak pernah berbuat kasar pada orang lain., , Singkat cerita, mereka telah banyak menghabiskan waktu, tenaga dan uang untuk memberikan les, peralatan sekolah, hingga berbagai benda mahal lainnya yang menurut mereka berguna untuk pengembangan bakat minat si anak., , Dari ceritanya dan dari pengamatan saya, memang anak tersebut cerdas, ambisius, berprestasi namun tidak sabaran dan sombong., , Mengapa bisa demikian? Karena ternyata anak ini kehilangan banyak kesempatan untuk mengutarakan kelelahan, keberatan dan ketidaksukaannya di rumah. Bukan karena orang tuanya punya sosok militer, bukan! Melainkan karena org tuanya selalu menanamkan doktrin doktrin...

LESS STRESS TRAVELING WITH TODDLER

Ketika saya mengatakan bahwa saya akan berangkat naik kereta 9 jam dan berdua saja dengan anak BALITA aktif, saya sering menerima tatapan atau ucapan "Good Luck Ya! Semoga trouble free dan ga stres selama di perjalanan" 😁😁. . Sedari anak sy berusia 8 bulan, sy beberapa kali melakukan perjalanan darat (kereta api) dan udara (pesawat) berdua. Iya, cuma berdua. Tanpa nanny, tanpa suami. Pokoknya tanpa bala bantuan. Yang terjauh saat itu adalah Manado - Jakarta (3.5 jam di dalam pesawat) di usianya yg baru 8 bulan. Sy tidak bahas banyak soal itu, kali ini topiknya soal toddler soalnya. . Menurut beberapa org tua yg sy ajak ngbrl, yang membuat traveling dgn toddler kadang menjadi stressful adalah karena mereka (1) Derajat keaktifannya TINGGI, dan (2) Beberapa diantaranya SULIT DIATUR. . Anak sy juga AKTIF (aktif nanya, aktif ngatur, aktif gerak) namun puji Tuhan, masih BISA diatur, meskipun tidak mudah namun jg tidak sulit. . Selama ini kunci utama sy ada di MEMPERSIA...

Cara Mendidik Anak Agar Sabar Menunggu Giliran Bicara

Hayooo siapa yang kalau lagi ngobrol sama teman/ pasangan lalu anaknya ngotot nanya sesuatu atau ngotot minta didengerin juga ceritanya? . Well, pertama2 Anda harus hilangkan dulu pikiran bahwa "Duh anakku emang annoying dan ga sabaran nih!" . Yang harus ada di benak Anda adalah, "WAH ini kesempatan bagus buat ajarin dia tentang how to TAKING TURNS in a CONVERSATION" . . Ketika mindset Anda berbeda maka sikap Anda pun berbeda. Dari seorang polisi pengatur manner menjadi seorang coach pelatih tata krama. Bedanya polisi dengan coach apa? Polisi fokus di memberi sanksi. Sedangkan coach fokusnya di melatih supaya mahir. Melatih dari yang tidak bisa jadi bisa. . . Setelah punya mindset seorang coach, kira2 begini triknya ketika anak sedang memotong pembicaraan: . 1. MEMBERI RESPON (bukan memberikan keinginan anak tapi hanya memberi respon positif). . Buat anak paham bahwa "MAMA/PAPA tahu kok kalau kamu lagi mau ngomong." Karena biasanya anak ngo...

Circle of Choice

Beberapa hari ini timeline instagram saya dipenuhi banyak hal positif. Membuat sy terhanyut dan terlarut berlama-lama memandangi layar ponsel sambil terus me-'recharge' emosi dan energi positif dalam diri., , Aneka berita nasional mulai dari kemenangan atlet2 indonesia meraih medali di asian games, hingga berita2 sehari-hari yg populer namun menyenangkan. Seperti video yang diunggah oleh sebuah akun tentang sekelompok orang yg menolong kucing. Hingga postingan mantan bos saya  @sandykartasasmita  yang sigap berangkat ke Lombok begitu diminta membantu para korban disana., , Keasikan sy lalu diinterupsi oleh anak saya yg berkata, "Maaa sudah lah ma liat HP nya. Bantuin aku bikin lego ini lhoo.", Dan seketika saya tertampar. Ya.. disaat semua orang-orang dengan segala aktivitas positif mereka sedang saya kagumi. Disaat itulah saya menciptakan momen negatif dengan anak saya. Dimata saya dia terlalu 'Asik' dengan gadget  saya. Dan faktanya, beberap...

Gossiping 'Why should stop and how to stop'

Gossiping: Why should we stop & How to stop? Beberapa hari yang lalu, seusai membahas ilmu grafologi bersama seorang teman, dia berkomentar kira-kira seperti ini; "Sehat nih pertemanan kayak gini. Daripad gosip, mending belajar" Dan saya mengangguk SUPER SETUJU!!! Why? Karena menurut saya bergosip itu memang tidak sehat. Sama sekali tidak sehat. Berikut ini alasan mengapa bergosip itu tidak sehat: 1. Arti kata GOSIP itu MAKNA nya NEGATIF loh. Menurut KBBI "Gosip" adalah obrolan tentang orang-orang lain, cerita negatif tentang seseorang, pergunjungan. See? Dari makna katanya saja sudah jelas aktivitas ini tidak bagus untuk dilakukan. 2. Gosip selalu BERDAMPAK NEGATIF secara EMOSIONAL. Kalau korban gosip, jelas pasti merasakan emosi negatif ketika digosipkan. Tapi percayalah, Anda pelaku gosip pun, tanpa Anda sadari, kena dampak negatif secara emosional juga. Dengan kata lain, setelah bergosip, bukan emosi positif yang anda dapatkan, melainkan emosi...

Do you have a 'Social Comparison' issue?

Sudah beberapa kali saya menemukan kasus ketidak harmonisan hubungan suami istri yg disebabkan krn salah satu dari mereka sibuk membandingkan kondisi dirinya, anaknya, bahkan keluarganya, dgn kondisi teman mereka DI SOSIAL MEDIA., , Dlm ilmu psikologi ada istilahnya, yaitu "social comparison". Tujuannya, menurut Leon Festinger adl agar kita merasa bisa 'mengevaluasi diri' secara lebih akurat, dengan cara membanding2kan apa yang terjadi pada kita dgn apa yg terjadi pd orang lain., , Hey jangan salah, social comparison ini bukan berarti selalu tidak sehat lho. Ketika Anda membandingkan diri dgn sesama lalu Anda menjadi termotivasi utk mengembangkan diri atau berprestasi lebih, dengan cara yang positif dan realistis tentunya, maka social comparison ini menjadi baik, yang disebut juga dengan istilah 'upward social comparison'., , Namun ketika tujuan social comparison ini adl utk pembenaran akan kesalahan-kesalahan atau kekurangan yg kita miliki, atau ba...

Toddler's Reading Spot

Tahukah Anda bahwa penelitian membuktikan bahwa anak2 yang suka dengan kegiatan membaca buku, akan lebih cepat menguasai keterampilan membaca ketimbang anak2 yang tidak terbiasa membaca buku?, , Nah salah satu cara menumbuhkan kesukaan bahkan kecintaan anak terhadap kegiatan membaca adalah dengan cara MEMUDAHKAN AKSES anak terhadap kegiatan membaca., , Cobalah cara ini. Sediakan pojok membaca yang nyaman di rumah. Tidak perlu yang indah2 seperti yang ada di foto majalah interior design. Cukup rak kecil yang diisi dengan buku buku cerita yang sesuai usia anak. Beri pencahayaan yang cukup. Dan jangan lupa sering seringlah menghabiskan waktu membacakan buku cerita sebagai salah satu alternatif kegiatan bermain bersama mereka., , Saya jamin. Jika Anda konsisten menjalankannya, Anda tidak perlu tarik urat dan berkeluh kesah ketika anak memasuki usia mulai belajar membaca huruf. Saya, teman teman saya dan klien2 saya sudah membuktikannya., , Selamat mencoba dan merasakan manfaatny...