Skip to main content

Bagaimana cara saya menjadi orangtua yang baik???



Pernahkah Anda bertanya, Bagaimana caranya saya bisa jadi orang tua yg baik??,
,
Hari ini saya mau menjawabnya dengan jawaban non ilmu psikologi, namun dengan ulasan ayat kitab suci, yg diambil dari Galatia 5: 16-26.,
,
Saya sarankan bagi Anda umat Kristiani, untuk terus membaca perikop ayat ini minimal 1x setiap hari.,
,
Jika Anda ingin menjadi org tua yg baik, penuhilah hati mu dengan roh kudus, niscaya perilakumu sbg org tua akan mencerminkan buah-buah roh yakni kasih, suka cita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri., Dan saya percaya, buah buah roh ini, dampaknya akan luar biasa untuk tumbuh kembang anak2 kalian. ,
Anda ingin dimentori lebih perihal penafsiran ayat2 ini? Ingin teman diskusi lebih lagi soal parenting dan kitab suci? Sy sarankan menghubungi saudara @putuarya99 atau saudari @marialorencius .,
,
Kenapa bukan dengan saya? Krn jika urusan penafsiran kitab suci, sy sendiri masih banyak belajar dari mereka. 😊
,
Selamat menjadi orang tua yg lebih baik lagi ya. Teruslah belajar. Saya pun demikian 😊,
,
Semoga sharing ini bisa memberi pencerahan bagi teman teman Kristiani yg membutuhkan 😊

Comments

Popular posts from this blog

Fobia Gelap (Nyctophobia)

Rasa takut pada dasarnya merupakan perasaan yang wajar dimiliki oleh setiap orang. Rasa takut ini juga bersifat positif jika individu dapat mengatasi dan mengolahnya dengan baik. Banyak individu efektif yang melakukan tindakan antisipatif yang tepat karena ia memiliki rasa takut yang wajar akan sesuatu. Akan tetapi, ketika rasa takut tersebut menjadi terlalu berlebihan dan tidak rasional serta mengganggu aspek-aspek kehidupan seseorang, maka berbagai tindakan preventif sangat perlu untuk dilakukan. Jika penderita tidak melakukan tindakan apapun dan membiarkan rasa takut tersebut terus menerus muncul dalam keseharian mereka, maka rasa takut tersebut akan berkembang menjadi phobia .

Anak Korban Pelecehan Seksual

(Disampaikan juga dalam Majalah Kesehatan DOKTER KITA edisi bulan Juni 2013) Apa yang dimaksud dengan pelecehan/kekerasaan seksual anak di bawah umur? Pelecehan/ kekerasan seksual merupakan tindakan seksual yang tidak diinginkan oleh korban yang menimbulkan kerusakan baik itu kerusakan fisik maupun mental pada korban. Kerusakan mental yang ditimbulkan biasanya berupa rasa malu, rasa tak berdaya, rasa tidak aman, dan rasa tersakiti. Jika dipandang dari sudut pandang hukum, maka kategori usia bahwa korban disebut sebagai anak di bawah umur adalah apabila korban berusia kurang dari 18 tahun (mengacu pada Undang-undang No 1 tahun 1974  tentang Perkawinan dan Undang-undang Perlindungan Anak).